Loading...

header informasi

PPI Melalui E Warong Konsisten Sediakan BPNT Berkualitas 

 

Direktur Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), Fasika Khaerul Zaman, mengunjungi E-Warong yang tersebar di Solo pada Jumat (11/9/2020).

Elektronik Warung Gotong Royong (E-Warong) merupakan bantuan program pemberdayaan masyarakat dari Kemensos. E-Warong merupakan warung yang sudah bekerja sama dengan bank yang ditunjuk pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial pangan.

Tiap pembeli mengantri untuk digesekan kartu transaksinya. Yang digunakan adalah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebagai uang elektronik, mirip kartu ATM salah satu bank yang ditunjuk sebagai penyalur bantuan sosial pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kemensos.

PPI menjadi supplier sembako 4 E-Warong di wilayah Solo dengan cakupan sekitar 3400-an KPM. Fasika Khaerul Zaman mendengarkan langsung cerita dari warga yang tergabung dalam pengelola E-Warong yang anggotanya dari (Kelompok Usaha Bersama) KUBE (Program Keluarga Harapan) PKH yang membuka toko kelontong di lokasi yang dekat dengan pemukiman warga.

"Alhamdulillah PPI termasuk dalam kriteria pemasok yang dapat diandalkan untuk menyediakan produk bahan pangan yang secara konsisten berkualitas dengan harga yang kompetitif kepada E-Warong. PPI dapat memastikan ketersediaan bahan pangan secara berkelanjutan kepada E-Warong, agar E-Warong dapat memastikan harga, kualitas, dan jumlah pasokan bahan pangan terjamin serta memenuhi prinsip program," terang Fasika

E-Warong melayani transaksi pembelian bahan pangan pokok bersubsidi, gas LPG 3 kg, pembayaran listrik, pupuk, serta program subsidi lainnya. Harga bahan pangan yang dijual melalui E-Warong cenderung lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran.

“Tentu saja PPI ingin selalu berpartisipasi untuk dapat membantu meringankan beban pengeluaran keluarga miskin dan membantu pengentasan kemiskinan. Saya juga melihat transaksi nontunai melalui E-Warong ini sangat baik untuk pelan-pelan mewujudkan cashless society,” pungkas Fasika.

PPI Ekspor Kembali Coconut Charcoal ke Sri Lanka

 

Di tengah pandemi yang berkepanjangan, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) tetap berjuang menggenjot ekspor produk & komoditi Indonesia, sehingga tetap terus hasilkan devisa negara.

Kembali PPI melakukan ekspor Coconut Charcoal di mana melalui ekspor ini, PPI turut berperan aktif membantu para pengrajin/petani arang sebagi penyedia bahan baku untuk mendapatkan penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan, khususnya UMKM.

Sebanyak 100 ton dari total 1000 ton Coconut Charcoal akan diekspor melalui Pelabuhan Tanjung Priok menuju Colombo, Sri Lanka, pada 3 September 2020.

Pandemi Covid-19 memaksa PPI semakin kreatif. Business matching tidak harus bertatap muka secara langsung, tapi dilakukan secara daring. Hal ini adalah terobosan yang kreatif dan efisien, karena memanfaatkan teknologi digital dan yang terpenting adalah bermanfaat bagi UKM dan masyarakat.

Bagi PPI, ekspor merupakan langkah untuk dapat memberikan kontribusi yang positif bagi Indonesia, memotivasi seluruh pelaku usaha dan bisnis Indonesia serta berperan aktif menyumbangkan devisa bagi negara tercinta supaya kami dapat berkontribusi dalam program pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19 ini.

Ini bukan kali pertama PPI mengekspor coconut charcoal.

Sebelum pandemi melanda, PPI juga mengekspor 600 ton coconut charcoal ke Sri Lanka dengan spesifikasi khusus.

Indonesia merupakan salah satu negara produsen dan eksportir kelapa di dunia. Dari total nilai ekspor kelapa dunia pada 2019 yang US$ 11,6 miliar, Indonesia menguasai US$ 2,17 miliar. Namun nilai tersebut tergolong kecil bila dibandingkan potensi yang belum dikelola dengan maksimal.

Secara umum, perdagangan kelapa dunia tahun 2020 akan turun tetapi tidak besar dan tidak untuk seluruh produk. Ketika negara lain kesulitan memenuhi permintaan, ini jadi kesempatan untuk Indonesia menggantikan dan PPI mengambil peluang ini. Dalam jangka panjang prospeknya positif meskipun banyak tantangan yang harus diatasi.

 

#FlagshipTradingCompanyofIndonesia

PPI Mulai Serap Livebird di Jawa Barat

 

Proses penyerapan livebird yang dilakukan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) sudah memasuki tahap uji coba penyerapan ribuan ekor ayam kepada peternak mandiri di Subang, Jawa Barat. PPI kemudian melakukan processing boneless di RPH di daerah Cikarang.

Seperti yang kita tahu, harga jual livebird (ayam hidup potong) dalam beberapa waktu terakhir ini tidak menentu, terlebih dalam situasi pandemi Covid-19. Hal ini diakibatkan serapan pasar yang turun, semisal kebutuhan jasa boga, horeka, industri, dan lainnya. Sejak Maret lalu fluktuasi harga kerap terjadi yang membuat peternak mandiri (peternak yang tidak memiliki afiliasi) terkena imbasnya. Namun demikian harga pakan dan DOC relatif naik, mengakibatkan tergerusnya margin peternak.

PPI kemudian bersinergi terhadap para stakeholder terkait. Daging ayam yang sudah dibeli akan dijual ke beberapa pasar yang berada di jaringan PPI, sebagian lagi akan disimpan hingga harga stabil. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan jaminan market maupun jaminan harga kepada peternak mandiri.

Melalui penugasan yang didapatkan dari Kementerian BUMN, PPI yang juga berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Sosial, akan membantu untuk menyerap hasil ternak ayam dari para peternak mandiri semaksimal mungkin, mula-mula di daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

PPI tidak dalam rangka untuk berkompetisi dengan perusahaan yang sudah berperan dalam industri livebird beserta turunannya, tetapi kami hadir sebagai bagian dari penugasan pemerintah untuk dapat berperan bersama peternak mandiri dalam rangka memajukan ekonomi.

PPI Jalankan Transformasi SDM Berbasis Akhlak

 

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) resmi memulai internalisasi budaya AKHLAK kepada seluruh insan PPI, yakni menjunjung tinggi nilai-nilai amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif, sebagai standar nilai perilaku yang menjadi pedoman budaya kerja dalam mewujudkan spirit BUMN Untuk Indonesia.

Internalisasi budaya Akhlak tersebut dilakukan pada acara 'Transformasi SDM Berbasis AKHLAK' di Kantor Pusat PPI, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2020).

PPI merupakan salah satu BUMN yang proaktif dan berkomitmen menerapkan nilai Akhlak. Nilai-nilai tersebut, digagas Menteri BUMN, Erick Thohir, dan telah ditetapkan sebagai pedoman budaya kerja seluruh BUMN.

Akhlak merupakan pedoman budaya kerja yang dibangun oleh Kementerian BUMN dalam rangka mensejahterakan masyarakat, dengan tujuan umum untuk kepentingan bangsa dan negara, serta mempunyai tujuan khusus untuk kepentingan perusahaan itu sendiri.

Era disruptif mengharuskan dunia mencari keseimbangan baru melalui teknologi. Banyak perusahaan-perusahaan besar global yang bertahan karena sistem budaya kerja yang adaptif pada disrupsi.

Implementasi nilai-nilai AKHLAK ini tentu penting bagi seluruh insan PPI melalui perwujudan sikap kerja dengan service excellence dengan tetap memperhatikan tata aturan yang berlaku, memberikan optimisme bagi pegawai untuk mengawal implementasi budaya AKHLAK, sehingga menjiwai talenta-talenta unggul yang akan menjadi pionir dalam membangun indonesia. Untuk menghadapi perubahan yang cepat dan disruptif, tidak ada cara lain uang harus ditempuh oleh kita para BUMN selain menjalankan transformasi. Transformasi yang terpenting adalah orang-orang di dalam perusahaan, yang meliputi cara berpikir dan cara bekerja.

Kegiatan peluncuran dan internalisasi budaya Akhlak di PPI semakin lengkap dengan penampilan Direktur ESQ, Ary Ginanjar, sebagai nara sumber.

AKHLAK kini sudah diinternalisasikan dalam perilaku keseharian/attitude dan budaya kerja PPI. Hal ini penting menjadi pondasi untuk bekerja, demi mewujudkan tujuan kita semua. Apalagi di masa pandemi ini, jangan sampai Covid-19 membuat kita melupakan tugas dan kewajiban utama terus membangun Indonesia.

 

#BUMNuntuk75Tahun

Harga Livebird Jatuh PPI Siap Serap Hasil Peternak Mandiri

 

Harga jual livebird (ayam hidup potong) dalam beberapa waktu terakhir ini tidak menentu, terlebih dalam situasi pandemi Covid-19. Hal ini diakibatkan serapan pasar yang turun, semisal kebutuhan jasa boga, horeka, industri, dan lainnya. Sejak Maret lalu fluktuasi harga kerap terjadi yang membuat peternak mandiri (peternak yang tidak memiliki afiliasi) terkena imbasnya. Namun demikian harga pakan dan DOC relatif naik, mengakibatkan tergerusnya margin peternak.

Menyikapi hal tersebut, PPI bersinergi terhadap para stakeholder terkait. Nantinya daging ayam yang sudah dibeli akan dijual ke beberapa pasar yang berada di jaringan PPI, sebagian lagi akan disimpan hingga harga stabil. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan jaminan market maupun jaminan harga kepada peternak mandiri.

"Saat ini, kita masuk ke tahap persiapan tempat penyimpanan pendingin (cold storage) pada lokasi strategis untuk meng-cover wilayah pasar. Tempat penyimpanan tersebut dipersiapkan untuk produk livebird hasil offtake dari peternak mandiri dan telah dilakukan processing menjadi bentuk karkas atau boneless," Ungkap Prasetiyo Indroharto, Direktur Teknik dan Pengembangan PPI.

Melalui penugasan yang didapatkan dari Kementerian BUMN, PPI yang juga berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Sosial, akan membantu untuk menyerap hasil ternak ayam dari para peternak mandiri semaksimal mungkin, mula-mula di daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

"PPI tidak dalam rangka untuk berkompetisi dengan perusahaan yang sudah berperan dalam industri livebird beserta turunannya, tetapi kami hadir sebagai bagian dari penugasan pemerintah untuk dapat berperan bersama peternak mandiri dalam rangka memajukan ekonomi," Pungkas Pras.

Kinerja Keuangan

 

JAKARTA - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) menorehkan kinerja keuangan positif untuk periode semester 1 tahun 2020. Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PPI, Fasika Khaerul Zaman dalam acara briefing internal di Graha PPI, Rabu (5/8/2020).

Pandemi Covid-19 memang mempengaruhi lini-lini bisnis baik lokal maupun global, termasuk PPI dengan terkoreksinya laba bersih pada semester satu 2020 terhadap semester satu 2019. Namun PPI tetap dapat mencatatkan laba bersih di semester I tahun 2020 ini sebesar Rp 29 miliar.

"Net profit margin meningkat tipis dari 2,56% di semester satu 2019 menjadi 2,59% di semester satu 2020 ini, karena PPI melakukan efisiensi operasional yang baik, di mana hal tersebut wajib dilakukan khususnya di masa seperti ini untuk menjaga profit margin,” jelas Fasika

Fasika menambahkan, hasil positif juga ditunjukkan dengan meningkatnya cash flow operasi perusahaan dibanding posisi di tahun sebelumnya.

“Ini tentunya merupakan indikator penting yang menyebabkan kondisi kita bagus. Cash flow operasi kita juga meningkat lebih dari dua kali lipat, nyaris tiga kali lipat. Tahun lalu, pada semester pertama cashflow operasional sekitar Rp 46 miliar. Tahun ini, cashflow operasional mencapai lebih dari Rp 114 miliar. Ini tentunya merupakan indikator positif buat kita,” ungkap Fasika.

Hasil positif tersebut ditopang oleh produk pertanian, pupuk, dan bisnis perdagangan lainnya. PPI pada semester 1 ini juga berhasil melakukan ekspor ikan laut untuk terus mengembangkan pangsa pasar internasional dan tidak menyurutkan kesempatan dan niat PPI di masa pandemi ini untuk meningkatkan nilai transaksi ekspornya. Dalam waktu dekat ini PPI juga akan ekspor komoditi kopi ke Prancis. PPI juga siap kembali mengekspor arang batok ke berbagai negara untuk memenuhi kebutuhan arang batok di negara-negara tujuan ekspor.

Pandemi Covid-19 yang belum sirna tidak menghilangkan optimisme PPI untuk meningkatkan performa di semester kedua nanti dan terus menjaga antusiasme PPI yang merupakan sumber penggerak dalam setiap langkah menapaki kondisi yang tak terelakkan.

PPI Bio Farma

 

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) menggandeng PT Bio Farma (Perero) dalam pelaksanaan pemberian vaksin influenza untuk karyawan PPI, yang dilaksanakan Rabu (29/7/2020) di Graha PPI, Jakarta.

Pemberian vaksin merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh virus influenza, yang jika dibiarkan bisa saja mengalami komplikasi berbahaya seperti infeksi paru-paru. Vaksin ini sendiri diperuntukkan bagi hampir semua kalangan, apalagi para pekerja kantoran yang setiap harinya berisiko tinggi terpapar virus di jalanan atau di kantor.

“Kesehatan karyawan menjadi prioritas kami, terutama di tengah merebaknya Covid-19. Vaksinasi ini salah satu wujud kepedulian kami untuk memastikan kesehatan karyawan. Selama ini kami juga sudah melaksanakan protokol kesehatan di lingkungan kantor sebagai bagian dari upaya memitigasi risiko penyebaran virus," jelas Direktur Operasi PPI, Anton Mart Irianto.

PPI sendiri memang selalu bekerja sama dengan Bio Farma ihwal pendistribusian vaksin, karena vaksin merupakan produk yang tidak boleh dijual bebas dan pendistribusiannya pun dilakukan secara khusus.

"Mengenai perkembangan vaksin Covid-19, Bio Farma yang sekarang sedang uji klinis fase tiga, kita tentunya berharap selesai dalam waktu yang memadai sehingga produksi langsung dilakukan. PPI sendiri siap berkontribusi membantu pemerintah untuk mendistribusikan vaksin covid tersebut," jelas Anton.

PPI sebagai Pedagang Besar Farmasi (PBF) memang memenuhi aspek administrasi, teknis cara distribusi yang baik, dan memahami sistem penyimpanan vaksin.

Lewat sinergi BUMN ini, tentu saja PPI sebagai BUMN berusaha keras membantu Pemerintah Indonesia menyediakan proteksi kepada masyarakat secara aman, tepat, dan cepat.

Desain Dharmara

 

PT Perusahaan Perdagangan Indnesia (Persero) nampaknya punya strategi baru untuk menggenjot penjualan di tahun ini lewat peluncuran produk-produk terbaru. Terkini, PPI mengeluarkan produk pestisida dengan brand Dharmara 480 SL.

Dharmara 480 SL merupakan rangkaian produk Dharmabrand yang terdiri dari Dharmabas 500 EC, Dharmasip 50 EC, Dharmasan 600 ec, Dharmafur 3GR, dan Dharmapara 276 SL.

Dharmara 480 SL merupakan herbisida sistemik purna tumbuh berbahan aktif Isopropil Amina Glisofat 480 g/l, berbentuk larutan dalam air berwarna kekuningan. Bersifat sistemik, tidak selektif terhadap gulma sasaran, sehingga mempunyai spektrum luas dalam pengendalian gulma dan membunuh tanaman hingga mati sampai ke akar-akarnya.

Direktur Operasi PPI Anton Mart Irianto mengatakan, peluncuran Dharmara 480 SL ini merupakan upaya PPI melengkapi produk pestisida, khususnya herbisida kontak purna tumbuh milik PPI yaitu Dharmapara 275 SL yang sudah meluncur terlebih dahulu.

"Kehadiran Dharmara 480 SL ini melengkapi kehadiran Dharmapara 275 SL. Penggunaan keduanya akan menyempurnakan pemberantasan gulma, karena Dharmara adalah herbisida sistemik purna tumbuh yang membunuh gulma sampai akar-akarnyanya, sedangkan Dharmapara adalah herbisida bersifat kontak purna tumbuh," jelas Anton.

Sementara itu, Senior Manager Purchasing PPI Noverita Anggraeny menyatakan, PPI memang akan memperkuat lini bisnis untuk ke depannya.

“Strategi peluncuran produk baru ini merupakan upaya PPI untuk terus berusaha melengkapi kebutuhan petani. Dengan semakin beragamnya kebutuhan petani, maka tentunya kecepatan kami melakukan inovasi untuk memenuhi kebutuhan mereka harus selalu ditingkatkan. Herbisida ini lebih efektif dan aman digunakan karena masuk kategori WHO ke dalam Kelas IV, yaitu masuk klasifikasi tidak berbahaya pada penggunaan normal. Kegunaannya yaitu untuk mengendalikan gulma berdaun lebar dan golongan rumput pada perkebunan,” terang Ita.

BNN

 

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta untuk menggelar sosialisasi pencegahan bahaya narkotika dan melakukan tes urine terhadap seluruh karyawan Kantor Pusat dan Kantor Cabang Jakarta di Graha PPI.

Dirertur Keuangan, SDM dan Umum PPI, Kindy Rinaldy Syahrir, menjelaskan bahwa pada Senin (27/7), sosialisasi pencegahan bahaya narkoba dan tes urine tes yang dilakukan oleh BNN ini dilaksanakan untuk memastikan insan perusahaan bebas narkoba dan siap memberikan kinerjanya dengan prima.

Acara tersebut diselenggarakan sebagai bentuk implementasi dari Inpres Nomor 2 Tahun 2020 yang mengamanatkan BNN untuk melaksanakan rencana aksi Nasional P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan dan Penyalahgunaan Peredaran gelap Narkoba) periode tahun 2020-2024 dan bertujuan untuk memberikan informasi detail mengenai bahaya Narkotika, imbasnya terhadap kehidupan, cara menghindari, bahkan bagaimana menyikapi jika ada rekan yang menyalahgunakan. Kementerian BUMN juga menginstruksi lewat surat nomor S-46/DSI.MBU/06/2020 tentang Pelaksanaan Tes atau Uji Narkoba di Lingkungan BUMN.

“Kami berterima kasih kepada BNN yang bersinergi dengan PPI dalam menjaga performa kesehatan karyawan. Kegiatan ini juga menjadi bukti keseriusan PPI dalam upaya mendukung pemberantasan narkoba khususnya di lingkungan sendiri, karena permasalahan narkoba bukan hanya masalah BNN, tetapi masalah seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, lingkungan pendidikan dan lingkungan swasta. Semua memiliki peran serta dalam upaya P4GN,” pungkas Kindy.

PPI Tambah Representative Office di Singapura

 

Dalam rangka perluasan penetrasi pasar ekspor dan ekspansi bisnis, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia/ PPI (Persero) dan Legacy Singapura Holdings PTE. LTD melakukan kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk mendirikan Representative Office (RO) PPI di Singapura.

MoU yang dilakukan pada 13 Juli 2020 ini bertujuan untuk menjalin kerja sama dalam menciptakan sinergi sesuai kompetensi dan potensi yang dimiliki masing-masing perusahan dengan tetap memperhatikan dan menjunjung tinggi prinsip kelayakan, saling menguntungkan, dan untuk kepentingan umum.

RO di Singapura ini akan menjadi hub trading ke Jepang, Malaysia, dan Cina, serta ke negara-negara Asia dan sekitarnya, terutama untuk produk pangan/hortikultura.

"Kami akan terus memantau peluang ekspor bagi PPI untuk terus memasarkan produk dan komoditi yang bernilai jual tinggi. Melalui MoU dengan Singapura ini, kami genjot kembali peluang bisnis di masa new normal dan terus berekspansi ke negara-negara lainnya," jelas Direktur Utama PPI, Fasika Khaerul Zaman.

Cangkang sawit atau palm kernel shells dan berbagai jenis produk hortikultura akan menjadi komoditas utama yang akan dipasarkan dan produk-produk lainnya yang bernilai jual di Singapura.

MoU ini menjadi salah satu langkah pengembangan dan penetrasi PPI di luar negeri, setelah sebelumnya PPI telah memiliki RO di tiga negara yaitu Cina, Mesir, dan Taiwan. Selanjutnya PPI akan menambah RO yang berlokasi di Dubai untuk terus mempertahankan eksistensi PPI dan memperluas pasar internasional.

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
GRAHA PPI, Jl. Abdul Muis No.8,
Jakarta Pusat, DKI Jakarta, 10160,
Indonesia
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Phone: +6221 3862141
Fax: +62 21 3862143

logo bumn white