Sumbar Kota Wisata

 

Dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2018, Menteri BUMN Rini M. Soemarno menyerahkan dukungan CSR BUMN untuk masyarakat Sumatra Barat dengan tajuk “Sinergi BUMN Dukung Sumbar sebagai Destinasi Wisata” di Pantai Muaro Lasak, Padang, Sumatra Barat pada Kamis, 8 Februari 2018.

Dalam sambutannya, Menteri Rini menyampaikan bahwa, “Sumatra Barat memiliki budaya dan alam yang indah. Banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan. Melalui sinergi BUMN ini kita mendukung Sumatra Barat sebagai destinasi wisata unggulan.” Sinergi BUMN tidak hanya dalam upaya memperkuat BUMN dari sisi usaha, tapi juga dalam bidang sosial untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat mengembangkan dirinya. “Bantuan CSR di Sumbar ini adalah bentuk dukungan pada pemda dan masyarakat pariwisata secara langsung,” jelasnya.

Sinergi BUMN Dukung Sumbar sebagai Destinasi Wisata ini melibatkan sejumlah BUMN, seperti PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), PT Pegadaian (Persero), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Angkasa Pura II (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Permodalan Nasional Madani (Persero), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Asuransi Jasindo (Persero), PT Jasa Raharja (Persero), PT Asuransi Jiwasraya (Persero), PT PPI (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Askrindo (Persero), Perum Jamkrindo, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk, PT Pelindo II (Persero), PT Kimia Farma (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), PT Hotel Indonesia Natour (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Pos Indonesia (Persero), PT Surveyor Indonesia (Persero), PT Semen Padang, dan lain sebagainya.

Bantuan antara lain berupa beasiswa bagi 120 siswa jurusan pariwisata atau jurusan yang mendukung kegiatan pariwisata, dan beberapa fasilitas dasar yang antara lain berupa welcome gate bandara, papan informasi lokasi wisata, toilet dan ketersediaan air bersih, tempat sampah, taman tematik Pantai Cimpago dan lampu taman.

Selain itu, di Bukittinggi juga telah selesai dibangun fasilitas berupa tenda kuliner, renovasi lantai conblock, taman, pagar, kanopi, tempat sampah, relokasi dan Menara Pandang.

Sementara di Kelok Sembilan, telah dirampungkan pembangunan renovasi musala di posisi atas jembatan Kelok 9, toilet VIP, toilet umum, tempat wudu, sumber air bersih, serta pengelolaan dan pembuangan limbah toilet.

Bantuan untuk masyarakat umum berupa pembangunan jembatan di Baringin dan SMA 14, tempat sampah roda 50 unit di Kawasan Wisata Kelok 9 Lubuk Kilangan, 3 kelas di SMP 38 di Kelurahan Tarantang, serta prasarana air bersih, pembatas jalan, dan renovasi taman baca di Desa Maninjau.

Sebagai informasi, dukungan Kementerian BUMN pada pariwisata Sumbar, telah dilakukan sejak pertengahan tahun 2017. Sebagai wujud nyata BUMN hadir untuk Negeri, sejumlah fasilitas dasar penunjang pariwisata telah dibangun oleh BUMN. Selain itu, sinergi BUMN juga telah memberikan vokasi untuk kewirausahaan dalam mendukung kegiatan pariwisata di Sumatera Barat. Sedangkan untuk pengembangan sumber daya manusia, 1.100 orang dilatih agar memiliki kemampuan sebagai pemandu wisata.

Menteri Rini berpesan agar bantuan fisik tersebut dijaga dan dirawat dengan baik. “Fasilitas umum ini dibangun untuk kepentingan masyarakat banyak. Jangan hanya dibangun saja, setelah itu dibiarkan rusak. Fasilitas umum yang dibangun oleh BUMN merupakan fasilitas yang banyak dibutuhkan masyarakat Sumbar,” katanya.