Bahan Bangunan Lombok

Gempa dengan skala 5,8 skala richter yang menghantam Lombok pada pertengahan 2018 menimbulkan duka bagi masyarakat. Optimalisasi peran perusahaan negara dalam rangka percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa tersebut dilakukan dengan cepat.

Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Kementerian BUMN dan BUMN di antaranya mendirikan pusat rehabilitasi untuk penanganan trauma, membangun rumah tinggal sementara yang layak dan tahan gempa, MCK, bantuan kesehatan, hingga pinjaman kepada para petani untuk modal kerja.

Tentunya kita semua berharap bantuan BUMN ini bisa meringankan beban masyarakat NTB yang menjadi korban gempa bumi, sekaligus mendukung upaya-upaya penanganan pasca bencana.

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) (PT PPI) pada pertengahan tahun lalu menjadi bagian dalam upaya pemberian bantuan yang disalurkan melalui posko bencana Kementerian BUMN berupa material bangunan untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi di sana.

“Kami terus berupaya membantu program pemerintah untuk mempermudah masyarakat ihwal ketersediaan material bangunan di Lombok, dengan mendistribusikan ribuan material spandek lembaran, kanal, reng, besi ulir, dan besi polos, ke toko-toko bangunan di wilayah yang terdampak bencana dengan harga khusus,” tutur General Manager PPI Cabang Mataram Manasar Sihite.

“Tentu saja kami ingin agar harga tetap terjaga dan tidak melambung tinggi,” pungkas Senior Manager Divisi Pengadaan PPI, Rahman Saidi, pada kesempatan yang sama.

PT PPI pada tahun 2018 menekankan pengembangan sistem perdagangan dari hulu ke hilir yang difokuskan pada pembenahan dan pengembangan portofolio binis perusahaan, rantai pasok, produksi, dan perluasan pasar di dalam dan luar negeri.

Secara bertahap arah pengembangan perusahaan nampak dari kinerja perusahaan periode tahun 2018 jika dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2018, pencapaian penjualan mencapai 115% dari realisasi penjualan di tahun 2017.