HIPMI 

 

JAKARTA - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI menjalin sinergi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendorong produk hasil petani diekspor ke luar negeri.


Ketua Bidang Perhubungan dan BUMN Hipmi Arya Kuntadi mengatakan petani bisa didorong untuk bisa ekspor benih padi yang di dapat dari luar negeri untuk dibudidayakan di Indonesia kemudian bibitnya dijual kembali. Pihaknya siap memfasilitasi pembelian bibit dari luar agar bisa ditanam di dalam negeri oleh petani lokal.

"Misalnya, kelompok tani di Garut minta benih dari luar negeri untuk ditanam disini agar memiliki cita rasa yang enak seperti di Indonesia. Dengan demikian, hasil dari benih atau bibit tersebut akan diekspor ke negara yang bersangkutan," ujar Arya, dalam keterangan resminya, Sabtu (11/7/2020).

Sementara itu, Direktur Utama PPI Fasika Khaerul Zaman mengatakan program kemitraan tersebut tak lain untuk mendorong petani bisa ekspor ke luar negeri dengan memanfaatkan sumber suplai dari negara lain. Pihaknya mencontohkan pemafaatan sumber suplai tersebut telah berhasil pada pemanfaatan bibit kopi.

"Salah satu kemitraan itu ditunjukkan dengan berhasilnya ekspor kopi. Tak hanya itu, masih banyak komoditi yang kami fokus ekspor pertanian meliputi sayur dan buah," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong peluang ekspor pupuk dan produk hortikultura. Saat ini, pihaknya telah menjalin program kemitraan dengan petani di Garut, Jawa Barat untuk mengembangkan produk hortikultura yang rencananya akan di ekspor ke Singapura. (nng)

 

Sumber: https://ekbis.sindonews.com/read/97850/34/ppi-jalin-sinergi-dengan-hipmi-dorong-ekspor-produk-petani-1594469276/