PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) bersama 11 perusahaan Indonesia lainya yang mengikuti pameran Food Africa 2019, di Kairo, Mesir, dan membukukan nilai transaksi mencapai mencapai 11,4 juta dolar Amerika Serikat atau setara sekitar Rp 159 miliar.

Dalam Food Africa 2019 yang berlangsung pada 9-11 Desember tersebut, produk-produk yang menarik minat para pembeli dari pengunjung pameran khususnya para pengusaha Mesir antara lain minyak sawit dan turunannya, kopi, rempah, serbuk minuman, bumbu instan, dan makanan ringan.

Selain nilai transaksi yang cukup besar, PT PPI juga berhasil menandatangani kerja sama dengan El Hamd Trading untuk pembukaan Kantor  Perwakilan (Representative Office) PT PPI di Mesir untuk mendorong peningkatan diversifikasi berbagai produk ekspor Indonesia di Mesir dan kawasan Afrika baik itu komoditi pangan maupun nonpangan.

Penandatanganan itu dilakukan oleh A. Yaniarsyah Hasan sebagai Direktur Komersil PT PPI dan Khaled Hamdy, Owner dan CEO Elhamd Trading Company.

Duta Besar RI untuk Mesir, Helmy Fauzy, mengatakan Mesir merupakan negara yang strategis sebagai pintu masuk untuk masuk pasar Afrika. Nilai ekspor Indonesia ke Afrika baru mencapai USD 4,2 miliar dan masih terbilang kecil dibandingkan potensi yang ada. Mesir sendiri sebagai negara penyelenggara pameran juga memiliki potensi yang besar untuk produk-produk Indonesia.

Tentu saja partisipasi PT PPI pada pameran Food Africa ini merupakan upaya untuk meningkatkan penetrasi produk makanan Indonesia baik di Mesir maupun negara-negara Afrika lainnya.

Selain partisipasi pada pameran, KBRI Kairo juga melaksanakan kegiatan Business Forum antara Pengusaha Indonesia dan Mesir untuk memanfaatkan kehadiran para pengusaha tersebut. Business Forum diadakan di kota Kairo dan Alexandria pada tanggal 10 dan 12 Desember 2019, agar para pengusaha Indonesia dapat bertemu dan melakukan transaksi langsung dengan para pelaku bisnis Mesir.

Food Africa 2019 merupakan pameran tahunan di bidang industri makanan dan minuman di Mesir yang menyasar pasar Afrika, Timur Tengah, Eropa dan negara lainnya. Berdasarkan data pembeli pada tahun 2018, 41% pembeli berasal dari negara-negara Timur Tengah, 34% dari negara-negara Afrika, 15% dari negara Eropa dan 10% dari negara lainnya. Beberapa negara selain Indonesia yang berpartisipasi dalam pameran dimaksud antara lain: China, India, Rusia, Turki, Brazilia, Belanda, Kanada, Spanyol, KSA, PEA dan Jordan.