Loading...

header informasi

Didi Sumedi Antara

 

Jakarta (ANTARA) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Didi Sumedi sebagai Komisaris Utama baru PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) menggantikan Lutfi Rauf yang ditugaskan sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir.

"Pada hari ini, kami menyambut kehadiran komisaris utama yang baru di PT PPI (Persero), kami berharap dengan adanya perubahan susunan ini dapat membawa PPI menuju cita-cita perusahaan dan semakin berjaya," ujar Vice President Corporate Secretary PT PPI Syailendra dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurut Syailendra, Menteri BUMN Erick Thohir melakukan perombakan susunan dewan komisaris PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) yang tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN nomor: SK-379/MBU/11/2020.

Erick Thohir mengangkat Didi Sumedi menjadi Komisaris Utama PT PPI (Persero) menggantikan Lutfi Rauf yang kini menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir.

Didi Sumedi saat ini merupakan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan.

Syailendra menyampaikan PPI memberikan apresiasi kepada Lutfi Rauf atas integritas dan dedikasi yang tinggi selama menjabat Komisaris Utama PPI, yang dalam pengawasan dan arahannya mampu membawa perusahaan terus berkembang.

PT PPI rencananya akan bergabung dengan holding BUMN pangan yang beranggotakan 9 BUMN dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) sebagai ketua klaster, yang tengah digodok oleh Kementerian BUMN.

Dengan demikian susunan Dewan Komisaris PT PPI (Persero) adalah sebagai berikut:

1. Didi Sumedi : Komisaris Utama
2. Hamli : Komisaris
3. Edy Cahyono : Komisaris
4. Muhammad Kapitra Ampera : Komisaris Independen
5. Panel Barus : Komisaris Independen

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1854448/erick-thohir-tunjuk-didi-sumedi-sebagai-komisaris-utama-baru-pt-ppi

Raker RKAP 2021 506 

 

Yogyakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI menargetkan keuntungan sebesar Rp113,2 miliar dari hasil menjalankan bisnis badan usaha milik negara sektor perdagangan tersebut sepanjang tahun 2020.

"Untuk tahun 2020 ini Insya Allah PT PPI membukukan keuntungan atau laba sebesar Rp113,2 miliar dengan perputaran omset hingga mencapai Rp2,9 trilliun sampai akhir tahun," kata Direktur Keuangan SDM dan Umum PT PPI Kindy Rinaldy Syahrir usai acara peletakan batu pertama pembangunan Kantor dan Gudang PT PPI Cabang Yogyakarta di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, sementara hingga bulan September 2020, perusahaan perdagangan andalan Indonesia tersebut sudah mencatatkan omset sebesar Rp1,6 trilliun dengan laba atau keuntungan yang sudah dicatatkan sebesar Rp62 miliar.

"Jadi untuk yang tiga bulan terakhir ini kita memiliki omset perdagangan dari daging kerbau, kemudian bahan kimia berbahaya. Kemarin setengah tahun masih menunggu izin impornya, dan di semester dua terutama di triwulan empat ini Insya Allah terealisasi, sehingga bisa mencapai lebih dari 40 persen dari target yang kita canangkan," katanya.

Kindy Rinaldy Syahrir mengatakan, sementara untuk tahun 2021, laba diharapkan meningkat hingga menjadi Rp115 miliar, meski begitu secara omset akan lebih efisien meski tidak perlu mencapai Rp2,9 miliar, mengingat perusahaan sudah menerapkan sistem kinerja manajemen berdasarkan key performance indicator (KPI) Kementerian BUMN, KPI Operasional dan KPI SDM.

"Tapi Insya Allah dengan omset mencapai Rp2,3 triliun sampai Rp2,4 triliun saja kita sudah lebih baik, karena efisiensi secara sistem baik di operasi dan SDM, karena mulai Oktober kemarin kita sudah menerapkan KPI, sehingga secara pengelolaan sudah mendekati konsep manajemen berbasis kegiatan," katanya.

Kindy juga menyatakan, PT PPI dari sisi keuangan selama beberapa tahun terakhir ini memang selalu positif, meski tahun lalu ada pembebanan dari beban masa lalu seperti uang muka yang secara akumulatif dan mempengaruhi laba rugi, tetapi secara 'cash flow' selalu menunjukkan positif.

"Tahun ini semuanya baik, baik secara kinerja operasi kita efisiensi mencapai lebih 30 persen kita bisa meningkatkan produktivitas dengan langkah yang sama, sehingga diharapkan PT PPI yang menjadi 'trading capability' bisa memiliki opportunity, bisa mengembangkan bisnisnya di perdagangan pangan, maupun bisnis menunjang trading," katanya.

Dia mengatakan, sebab kalau secara trading tidak lancar, misalnya dari daerah penghasil tidak bisa langsung dengan pedagang besar yang ada di kota tersebut, maka akan mempengaruhi arus barang karena sulit didapat, apalagi persoalan financingnya.

"Sehingga Insya Allah dengan langkah nyata PT PPI ke depan Indonesia akan bisa menikmati apa yang sudah dicanangkan Menteri BUMN untuk holding pangan, supaya bisa mempermudah baik arus barang maupun arus financing untuk perdagangan pangan ini menjadi lebih lancar lagi," katanya.

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1851392/pt-ppi-targetkan-laba-rp1132-miliar-pada-2020?utm_medium=mobile

Groundbreaking

 

Yogyakarta - PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI/Persero) mencatatkan keuangan yang positif. Pada 2020 ini mencatatkan keuntungan Rp 113,2 miliar. Sedangkan target keuntungan pada 2021 diharapkan lebih tinggi lagi dibanding capaian pada 2020.

Direktur Umum PPI Fasika Khaerul Zaman mengatakan, keuangan PPI sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sampai akhir 2020 nanti bisa membukukan laba Rp 113,2 miliar.

"Alhamdulillah PPI tahun ini positif," katanya saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Cabang Yogyakarta dan Gudang, Jumat, 20 November 2020.

Menurut dia, kinerja keuangan tahun ini yang positif dan siginifikan menjadi momentum menggerakkan logistik dan perdagangan terutama di holding pangan.

"Ini sebagai langkah nyata yang dicanangkan Menteri BUMN Erick Thohir," ungkapnya.

Peletakan Batu Pertama PPI JogjaDirektur Umum PPI Fasika Khaerul Zaman saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor cabang Yogyakarta dan gudang, Jumat, 20 November 2020. (Foto: Tagar/Ridwan Anshori)

Fasika mengungkapkan, pembangunan kantor dan gudang merupakan amanah klaster pangan yang meminta PPI konsen pada trading klaster pangan. Tugas tugas PPI di holding pangan yakni membangun sarana dan prasana yang mumpuni, seperti gudang dingin, curah, farmasi.

"Hari ini peletakan batu pertama di Yogyakarta yang strategis. Ini milik kami sendiri sehingga bisa digunakan semaksimal mungkin," ungkapnya.

Selain di Yogyakarta, pada waktu yang hampir bersamaan juga membangun serupa di Jakarta dan Surabaya.

"PPI ini punya aset yang cukup banyak. Bicara bisnis, maka aset harus bisa dikelola yang bisa menguntungkan perusahaaan, sehingga kita kerjasamakan dengan BUMN lain atau BUMD," ungkapnya.

Menurut dia, alasan membangun kantor dan gudang di Yogyakarta, karena PT. PPI (persero) menilai Yogyakarta sebagai sentra produksi pangan di Jawa Tengah bagian selatan.

"Cakupannya tidak hanya Jogja, tetapi juga Jawa Tengah. Cakupan hasil pertanian dan perkebunan luas. Jogja ini sebagai sentra industri di wilayah Jawa Tengah bagian selatan," ungkap dia.

Di tempat yang sama, Direktur Keuangan SDM dan Umum Kindy Rinaldy Syahrir mengatakan, laporan keuangan PT PPI (persero) menunjukkan kinerja yang positif meski dalam kondisi pandemi corona. Pada 2020 laba yang berhasil dibukukan sebesar Rp 113,2 miliar. Untuk perputaran omzet mencapai Rp 2,9 triliun sampai akhir tahun.

Sampai September ini sudah mencatatkan omzet Rp 1,6 trilun dan laba 82 miliar. Dalam tiga bulan ini ada tambahan omzet yang siginifikan seperti daging kerbau, B2 atau bahan kimia berbahaya.

"Semester kedua khususnya triwulan keempat bisa merealisasikan target dicanangkan," ungkapnya.

Sedangkan untuk 2021, PT PPI menargetkan laba mencapai Rp 115 miliar.

"Tahun 2021 secara omzet ada efisien, tidak perlu Rp 2,9 trilun seperti tahun 2020, namun cukup omzet cukup Rp 2,4 trilun sudah bisa mencapai laba lebih baik lagi. Ini karena ada efisiensi yang dilakukan, baik secara sistem, operasi, SDM," ungkapnya.

 

Sumber: https://www.tagar.id/perusahaan-perdagangan-indonesia-ppi-mencatatkan-keuntungan-di-2020/?source=whatsapp

Pegawai PPI Berpartisipasi Menjadi Relawan Vaksin Covid 19

 

Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI, mengungkapkan sejumlah karyawan BUMN klaster pangan ini di cabang Bandung, Jawa Barat menjadi relawan uji klinis ketiga vaksin COVID-19.

"Kami ingin berkontribusi memberikan sesuatu yang berharga kepada negara sebagai warga negara yang baik. Beberapa relawan PPI Cabang Bandung akan ikut dalam penelitian tersebut selama kurang lebih 7 bulan," ujar General Manager PPI Cabang Bandung Bayu Adhi Wardhana dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Bayu juga menambahkan bahwa hasil penelitian uji klinis III vaksin COVID-19 tersebut sudah ditunggu oleh masyarakat dan semoga hasilnya baik.

Beberapa pegawai PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) dari Cabang Bandung menjadi relawan untuk mengikuti penelitian yang bertujuan untuk mengetahui respons kekebalan tubuh, keamanan, dan efikasi (kemampuan mencegah penyakit) terhadap vaksin SARS-CoV-2 setelah pemberian dua dosis vaksin.

Penelitian ini dilaksanakan oleh Departemen/KSM Ilmu Kesehatan Anak RSUP Dr. Hasan Sadikin/Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran bekerjasama dengan PT Bio Farma (Persero) Bandung dan Badan Litbangkes Jakarta.

Dalam penelitian tersebut dilakukan prosedur pengacakan (randomisasi) untuk menemukan apakah relawan akan mendapatkan vaksin SARS-CoV-2 atau plasebo berupa water for injection (WFI).

Dokter peneliti maupun relawan tidak mengetahui vaksin yang diperoleh apakah vaksin yang diteliti atau plasebo. Bagi relawan yang menerima plasebo, akan mendapatkan vaksinasi SARS-CoV2 setelah vaksin didaftarkan.

Selama mengikuti penelitian, para relawan tersebut akan melakukan kunjungan penelitian ke tempat penelitian sesuai dengan jadwal kunjungan pemantauan.

Pandemi serius COVID-19 dan meningkatnya jumlah kematian di seluruh dunia secara drastis memerlukan pengembangan mendesak dari vaksin SARS-Cov-2 sebagai upaya pencegahan penyakit infeksi ini ke depannya.

Studi keamanan dan efikasi sangatlah penting dilakukan dalam pengembangan vaksin SARS-Cov-2 baik saat praklinis maupun uji klinis.

PT PPI sangat menaruh perhatian terhadap upaya penanggulangan pandemi ini, mulai dari bansos, penyaluran paket pangan murah sampai APD telah digulirkan bantuannya ke RSUD dan masyarakat sepanjang tahun 2020 ini.

PPI Ekspor Kembali Coconut Charcoal ke Sri Lanka

 

Di tengah pandemi yang berkepanjangan, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) kembali mengekspor arang batok kelapa (coconut charcoal). Sebanyak 100 ton dari total 1000 ton arang batok kelapa akan diekspor melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju Colombo, Sri Lanka, pada 3 September 2020.

"Bagi PPI, ekspor merupakan langkah untuk dapat memberikan kontribusi yang positif bagi Indonesia, memotivasi seluruh pelaku usaha dan bisnis Indonesia serta berperan aktif menyumbangkan devisa bagi negara tercinta supaya kami dapat berkontribusi dalam program pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi covid-19 ini," ujar Direktur Utama PT PPI Fasika Khaerul Zaman dalam keterangan resmi, Selasa (1/9).

Pandemi Covid-19 memaksa PPI semakin kreatif. Business matching tidak harus bertatap muka secara langsung, tapi dilakukan secara daring. Hal ini adalah terobosan yang kreatif dan efisien, karena memanfaatkan teknologi digital dan yang terpenting bermanfaat bagi usaha kecil dan menengah (UKM) dan masyarakat.

Ini bukan kali pertama PPI mengekspor arang batok. Sebelum pandemi melanda, PPI juga mengekspor 600 ton arang batok ke Sri Lanka dengan spesifikasi khusus.

Indonesia merupakan salah satu negara produsen dan eksportir kelapa di dunia. Dari total nilai ekspor kelapa dunia pada 2019 yang mencapai US$11,6 miliar, Indonesia menguasai US$2,17 miliar. Namun nilai tersebut tergolong kecil bila dibandingkan potensi yang belum dikelola dengan maksimal. Secara umum, perdagangan kelapa dunia tahun 2020 akan turun tetapi tidak besar dan tidak untuk seluruh produk. Ketika negara lain kesulitan memenuhi permintaan, ini jadi kesempatan untuk Indonesia menggantikan dan PPI mengambil peluang ini. Dalam jangka panjang prospeknya positif meskipun banyak tantangan yang harus diatasi. (E-3)

Sumber: https://mediaindonesia.com/read/detail/341071-lagi-ppi-ekspor-arang-batok-ke-sri-lanka

Harga Livebird Jatuh PPI Siap Serap Hasil Peternak Mandiri

 

Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) siap menyerap hasil peternak ayam hidup potong (livebird) mandiri dalam rangka membantu pemulihan ekonomi nasional.

"PPI tidak dalam rangka untuk berkompetisi dengan perusahaan yang sudah berperan dalam industri livebird beserta turunannya, tetapi kami hadir sebagai bagian dari penugasan pemerintah untuk dapat berperan bersama peternak mandiri dalam rangka memajukan ekonomi," kata Direktur Teknik dan Pengembangan PPI (Persero) Prasetiyo Indroharto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Dalam melaksanakan penugasan dari Kementerian BUMN itu, PPI juga berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Sosial.

Pada tahap awal penyerapan ayam hidup potong oleh PPI tersebut akan dilaksanakan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Harga jual ayam hidup potong dalam beberapa waktu terakhir ini tidak menentu, terlebih dalam situasi pandemi COVID-19. Hal ini diakibatkan serapan pasar yang turun, seperti untuk kebutuhan katering, hotel, kafe, dan industri lainnya.

Sejak Maret lalu fluktuasi harga kerap terjadi yang membuat peternak mandiri terkena imbasnya. Namun demikian harga pakan dan DOC relatif naik, mengakibatkan margin peternak tergerus.

Nantinya daging ayam yang sudah dibeli akan dijual ke beberapa pasar yang berada di jaringan PPI, sebagian lagi akan disimpan hingga harga stabil. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan jaminan pasar maupun jaminan harga kepada peternak mandiri.

"Saat ini kita masuk ke tahap persiapan tempat penyimpanan pendingin (cold storage) pada lokasi strategis untuk menjangkau wilayah pasar. Tempat penyimpanan tersebut dipersiapkan untuk produk ayam hidup potong hasil offtake dari peternak mandiri dan telah dilakukan processing menjadi bentuk karkas atau boneless," ujar Prasetyo.

Kinerja Keuangan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) menorehkan kinerja keuangan positif untuk periode semester I 2020. Direktur Utama PPI Fasika Khaerul Zaman mengatakan pandemi Covid-19 memang mempengaruhi lini-lini bisnis, baik lokal maupun global, termasuk PPI dengan terkoreksinya laba bersihpada semester I 2020 terhadap semester I 2019.

Namun, kata Fasika, PPI tetap dapat mencatatkan laba bersih di semester I 2020 ini sebesar Rp 29 miliar. "Net profit margin meningkat tipis dari 2,56 persen di semester I 2019 menjadi 2,59 persen di semester I 2020 karena PPI melakukan efisiensi operasional yang baik, di mana hal tersebut wajib dilakukan khususnya di masa seperti ini untuk menjaga profit margin," ujar Fasika dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id di Jakarta, Jumat (7/8).

Fasika menambahkan, hasil positif juga ditunjukkan dengan meningkatnya cash flow operasi perusahaan dibanding posisi di tahun sebelumnya. Hal ini, dia katakan, indikator penting yang menyebabkan kondisi perusahaan dalam kondisi baik.

Fasika menyampaikan cash flow operasi PPI juga meningkat hampir tiga kali lipat. "Tahun lalu, pada semester pertama cash flow operasional sekitar Rp 46 miliar. Tahun ini, cashflow operasional mencapai lebih dari Rp 114 miliar. Ini tentunya merupakan indikator positif buat kita," ungkap Fasika.

Menurut Fasika, hasil positif tersebut ditopang produk pertanian, pupuk, dan bisnis perdagangan lainnya. Fasika menyebut PPI pada semester I ini juga berhasil melakukan ekspor ikan laut untuk terus mengembangkan pangsa pasar internasional dan tidak menyurutkan kesempatan serta niat PPI di masa pandemi ini untuk meningkatkan nilai transaksi ekspor.

Dalam waktu dekat, kata Fasika, PPI juga akan ekspor komoditi kopi ke Perancis dan siap kembali mengekspor arang batok ke berbagai negara untuk memenuhi kebutuhan arang batok di negara-negara tujuan ekspor.

"Pandemi Covid-19 yang belum sirna tidak menghilangkan optimisme PPI meningkatkan performa di semester kedua nanti dan terus menjaga antusiasme PPI yang merupakan sumber penggerak dalam setiap langkah menapaki kondisi yang tak terelakkan," kata Fasika menambahkan.

BNN

bukti keseriusan PPI dalam upaya mendukung pemberantasan narkoba khususnya di lingkungan sendiri

Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta melakukan sosialisasi pencegahan bahaya narkoba kepada seluruh karyawan BUMN perdagangan tersebut.

Direktur Keuangan, SDM dan Umum PPI, Kindy Rinaldy Syahrir menjelaskan bahwa sosialisasi pencegahan bahaya narkoba dan tes urine tes yang dilakukan oleh BNN ini dilaksanakan untuk memastikan insan perusahaan bebas narkoba dan siap memberikan kinerjanya dengan prima.

“Kami berterima kasih kepada BNN yang bersinergi dengan PPI dalam menjaga performa kesehatan karyawan. Kegiatan ini juga menjadi bukti keseriusan PPI dalam upaya mendukung pemberantasan narkoba khususnya di lingkungan sendiri," ujar Kindy dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, semua pihak memiliki peran serta dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan dan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba atau P4GN.

Hal ini dikarenakan permasalahan narkoba bukan hanya masalah BNN, tetapi masalah seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, lingkungan pendidikan dan lingkungan swasta.

Kegiatan sosialisasi pencegahan bahaya narkotika dan tes urine itu dilakukan oleh PT PPI dan BNN terhadap seluruh karyawan Kantor Pusat dan Kantor Cabang Jakarta di Graha PPI.

Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk implementasi dari Inpres Nomor 2 Tahun 2020 yang mengamanatkan BNN untuk melaksanakan rencana aksi Nasional P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan dan Penyalahgunaan Peredaran gelap Narkoba) periode tahun 2020-2024 dan bertujuan untuk memberikan informasi detail mengenai bahaya narkotika, imbasnya terhadap kehidupan, cara menghindari, bahkan bagaimana menyikapi jika ada rekan yang menyalahgunakan.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan regulasi Kementerian BUMN yang menginstruksikan lewat surat nomor S-46/DSI.MBU/06/2020 tentang Pelaksanaan Tes atau Uji Narkoba di Lingkungan BUMN.
 

PPI Bio Farma

 

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) menggandeng PT Bio Farma (Perero) dalam pelaksanaan pemberian vaksin influenza untuk karyawan PPI, yang dilaksanakan Rabu (29/7/2020) di Graha PPI, Jakarta.

Pemberian vaksin merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh virus influenza, yang jika dibiarkan bisa saja mengalami komplikasi berbahaya seperti infeksi paru-paru.

Vaksin itu sendiri diperuntukkan bagi hampir semua kalangan, apalagi para pekerja kantoran yang setiap harinya berisiko tinggi terpapar virus di jalanan atau di kantor.

“Kesehatan karyawan menjadi prioritas kami, terutama di tengah merebaknya Covid-19. Vaksinasi ini salah satu wujud kepedulian kami untuk memastikanckesehatan karyawan. Selama ini kami juga sudah melaksanakan protokol kesehatan di lingkungan kantor sebagai bagian dari upaya memitigasi risiko penyebaran virus," jelas Direktur Operasi PPI, Anton Mart Irianto.

PPI sendiri memang selalu bekerja sama dengan Bio Farma ihwal pendistribusian vaksin, karena vaksin merupakan produk yang tidak boleh dijual bebas dan pendistribusiannya pun dilakukan secara khusus.

"Mengenai perkembangan vaksin covid-19, Bio Farma yang sekarang sedang uji klinis fase tiga, kita tentunya berharap selesai dalam waktu yang memadai sehingga produksi langsung dilakukan. PPI sendiri siap berkontribusi membantu pemerintah untuk mendistribusikan vaksin covid tersebut," jelas Anton.

PPI sebagai Pedagang Besar Farmasi (PBF) memang memenuhi aspek administrasi, teknis cara distribusi yang baik, dan memahami sistem penyimpanan vaksin. Lewat sinergi BUMN ini, tentu saja PPI sebagai BUMN berusaha keras membantu Pemerintah Indonesia menyediakan proteksi kepada masyarakat, mula-mula dari kalangan internal, secara aman, tepat, dan cepat. (E-3)


Sumber: https://mediaindonesia.com/read/detail/332840-ppi-gandeng-bio-farma-dalam-pemberian-vaksin-influenza

 


Sumber: https://mediaindonesia.com/read/detail/332840-ppi-gandeng-bio-farma-dalam-pemberian-vaksin-influenza

Dharmara 480 SL merupakan rangkaian produk Dharmabrand yang terdiri dari Dharmabas 500 EC, Dharmasip 50 EC, Dharmasan 600 ec, Dharmafur 3GR, dan Dharmapara 276 SL.

Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) berupaya melengkapi kebutuhan petani melalui salah satu produk terbaru dari BUMN perdagangan tersebut yakni pestisida Dharmara 480 SL.

"Kehadiran Dharmara 480 SL ini melengkapi kehadiran Dharmapara 275 SL. Penggunaan keduanya akan menyempurnakan pemberantasan gulma, karena Dharmara adalah herbisida sistemik purna tumbuh yang membunuh gulma sampai akar-akarnyanya, sedangkan Dharmapara adalah herbisida bersifat kontak purna tumbuh," ujar Direktur Operasi PPI Anton Mart Irianto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Menurut Anton, peluncuran Dharmara 480 SL ini merupakan upaya PPI melengkapi produk pestisida, khususnya herbisida kontak purna tumbuh milik PPI yaitu Dharmapara 275 SL yang sudah meluncur terlebih dahulu.

Dharmara 480 SL merupakan rangkaian produk Dharmabrand yang terdiri dari Dharmabas 500 EC, Dharmasip 50 EC, Dharmasan 600 ec, Dharmafur 3GR, dan Dharmapara 276 SL.

Dharmara 480 SL merupakan herbisida sistemik purna tumbuh berbahan aktif Isopropil Amina Glisofat 480 g/l, berbentuk larutan dalam air berwarna kekuningan. Bersifat sistemik, tidak selektif terhadap gulma sasaran, sehingga mempunyai spektrum luas dalam pengendalian gulma dan membunuh tanaman hingga mati sampai ke akar-akarnya.

Produk pestisida Dharmara 480 SL merupakan salah satu bagian dari strategi baru PPI untuk menggenjot penjualan di tahun ini lewat peluncuran produk-produk terbaru.

Senior Manager Purchasing PPI Noverita Anggraeny menyatakan PPI memang akan memperkuat lini bisnis untuk ke depan.

“Strategi peluncuran produk baru ini merupakan upaya PPI untuk terus berusaha melengkapi kebutuhan petani. Dengan semakin beragamnya kebutuhan petani, tentunya kecepatan kami melakukan inovasi untuk memenuhi kebutuhan mereka harus selalu ditingkatkan," kata Ita.

Herbisida ini lebih efektif dan aman digunakan karena masuk kategori WHO ke dalam Kelas IV, yaitu masuk klasifikasi tidak berbahaya pada penggunaan normal. Kegunaannya yaitu untuk mengendalikan gulma berdaun lebar dan golongan rumput pada perkebunan.

PPI Tambah Representative Office di Singapura

 

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam rangka perluasan penetrasi pasar ekspor dan ekspansi bisnis, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia PPI (Persero) atau PT PPI dan Legacy Singapura Holdings PTE LTD melakukan kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk mendirikan Representative Office (RO) atau Kantor Perwakilan PPI di Singapura.

MoU yang dilakukan pada 13 Juli 2020 ini bertujuan untuk menjalin kerja sama dalam menciptakan sinergi sesuai kompetensi dan potensi yang dimiliki masing-masing perusahan dengan tetap memperhatikan dan menjunjung tinggi prinsip kelayakan, saling menguntungkan, dan untuk kepentingan umum.

RO di Singapura ini akan menjadi hub trading ke Jepang, Malaysia, dan Tiongkok, serta ke negara-negara Asia dan sekitarnya, terutama untuk produk pangan/hortikultura.

"Kami akan terus memantau peluang ekspor bagi PPI untuk terus memasarkan produk dan komoditi yang bernilai jual tinggi. Melalui MoU dengan Singapura ini, kami genjot kembali peluang bisnis di masa new normal dan terus berekspansi ke negara-negara lainnya," jelas Direktur Utama PPI, Fasika Khaerul Zaman.

Cangkang sawit atau palm kernel shells dan berbagai jenis produk hortikultura akan menjadi komoditas utama yang akan dipasarkan dan produk-produk lainnya yang bernilai jual di Singapura.

MoU ini menjadi salah satu langkah pengembangan dan penetrasi PPI di luar negeri, setelah sebelumnya PPI telah memiliki RO di tiga negara yaitu Tiongkok, Mesir, dan Taiwan. Selanjutnya PPI akan menambah RO yang berlokasi di Dubai (Uni Emirat Arab) untuk terus mempertahankan eksistensi dan memperluas pasar internasional.

Sumber: https://www.beritasatu.com/jaja-suteja/ekonomi/658477/ppi-buka-kantor-perwakilan-di-singapura

 

 Serap Ayam

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Harga jual daging ayam dalam beberapa waktu terakhir ini tidak menentu, terlebih dalam situasi pandemi covid-19.

Hal ini turut dikeluhkan oleh peternak mandiri dari Kabupaten Temanggung, Agus Sujoko.

“Harga ayam sudah jatuh sejak bulan Maret lalu ketika adanya covid-19, yang membuat saat ini harga daging ayam dipasaran tidak tentu.

Sedangkan untuk harga bahan pakannya tetap tinggi,” ungkap Agus kepada Tribun Jateng saat audiensi bersama Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng Paradigma Baru, Ali Abdul Rohman dan Kepala Divisi Produksi PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Persero, Irwano, di kantor Kadin Jateng Paradigma Baru, Jumat, (17/7/2020).

Agus bahkan menuturkan di masa pandemi saat ini, dirinya pernah menjual daging ayam Rp 12 ribu per kilogram.

Padahal dengan harga tersebut Agus menyampaikan belum bisa menutup untuk harga pakan dan perawatan ayam yang tinggi.

“Normalnya kalau harga ayam itu di angka Rp 18 ribu per kilogram, dengan catatan untuk angka kematian ayamnya juga tidak tinggi,” terang Agus.

Hal senada juga dituturkan oleh Suhono yang juga peternak mandiri dari Kabupaten Temanggung.

“Saat ini kondisi semua peternak mandiri sama saja.

Bagi kami ketika harga jual sudah dibawah Rp 18 ribu per kilogram, kami sudah tidak mendapatkan keuntungan apa-apa,” kata Suhono.

Suhono menambahkan kini sekira 60 persen peternak mandiri di Temanggung sudah banyak yang gulung tikar, namun sebagian lagi masih mencoba bertahan.

Adapun yang masih bertahan dikarenakan masih memiliki pekerjaan sampingan.

Peternak yang sudah menjalankan usahanya sekira delapan tahun ini mengatakan ketika kedepan harga daging ayam dipasaran tidak mengalami kenaikan harga maka para peternak mandiri yang masih bertahan, kedepan juga diperkirakan dapat mengikuti jejak peternak mandiri yang sudah gulung tikar terlebih dahulu.

“Saat ini bantuan yang kami harapkan dari pemerintah yakni peralatan kandang untuk ayam agar mencegah tingkat kematian dan bantuan modal untuk perbaikan kandang ayam,” ujar Suhono.

Dengan adanya permasalahan tersebut, Kepala Divisi Produksi PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Persero, Irwano mengatakan melalui penugasan yang didapatkan dari kementrian BUMN ia akan membantu untuk menyerap hasil ternak ayam dari para peternak mandiri.

Untuk penyerapan hasil ternak ayam dari peternak mandiri di Jateng, PT PPI Persero akan bekerjasama dengan Kadin Jateng Paradigma Baru.

“Dengan adanya situasi ini kami akan mencoba untuk menyerap hasil dari para peternak mandiri semaksimal mungkin,” tutur Irwano.

Irwano mengatakan nantinya untuk daging ayam yang sudah dibeli akan dijual ke beberapa pasar yang berada dijaringan PT PPI Persero, dan ditengah fluktuasi harga daging ayam sebagian lagi daging ayam akan disimpan hingga harga stabil, sebab dalam penugasan ini PT PPI tidak boleh melakukan kerugian.

Sementara itu Ketua Kadin Jateng Paradigma Baru, Ali Abdul Rohman menuturkan dengan adanya kerjasama ini Kadin hanya berperan sebagai jembatan antara peternak mandiri dengan PT PPI Persero.

“Dalam hal ini Kadin hanya memberikan jaminan kepada peternak mandiri yang selama ini kami bina, jangan sampai hasil mereka tidak ada yang menyerap atau mereka jual rugi,” tutur Ali.

Ia berharap dengan adanya kerjasama ini dapat memberikan jaminan market maupun jaminan harga kepada peternak mandiri.

Untuk saat ini kerjasama di Jateng baru berlaku di Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang.

Ke depan untuk penyerapan hasil ternak dari peternak mandiri akan diperluas ke berbagai wilayah di Jateng lainnya. (Ute)

Sumber: https://jateng.tribunnews.com/2020/07/18/serap-hasil-peternak-mandiri-pt-ppi-kerja-sama-dengan-kadin-jateng-paradigma-baru?page=3

Eko

 

Sebagai bagian dari proses akselerasi transformasi dan sosialisasi nilai-nilai inti (core values) dan perkenalan logo baru BUMN, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PT PPI melaksanakan proses internalisasi dan implementasi AKHLAK (amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif). Nilai inti AKHLAK diluncurkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir bersama dengan logo baru Kementerian BUMN pada Rabu (1/7/2020).

"AKHLAK akan diinternalisasikan dalam perilaku keseharian dan budaya kerja perusahaan. Hal ini penting menjadi pondasi untuk bekerja, demi mewujudkan tujuan kita semua. Apalagi di masa pandemi ini, jangan sampai covid-19 membuat kita melupakan tugas dan kewajiban utama untuk membangun Indonesia," kata Kindy Rinaldy Syahrir,

Direktur Keuangan, SDM dan Umum PT PPI, dalam sosialisasi core value tersebut kepada Insan PPI, kemarin. Dia menambahkan internalisasi dan implementasi nilai-nilai AKHLAK penting bagi seluruh insan PPI melalui perwujudan sikap kerja dengan service excellence dengan tetap memperhatikan tata aturan yang berlaku, memberikan optimisme bagi pegawai untuk mengawal implementasi budaya AKHLAK, sehingga menjiwai talenta-talenta unggul yang akan menjadi pionir dalam membangun Indonesia.

Direktur Teknik & Pengembangan PT PPI, Prasetiyo Indroharto, menambahkan core values dapat memperkuat Insan @PPIPersero, khususnya para milenial PPI yang merupakan agen perubahan perusahaan untuk dapat membawa PPI menjadi BUMN trading yang tepercaya. "Sesuai dengan tagline trusted trading company," ujarnya.  

Sementara itu Direktur Komersial PT PPI, Eko Budianto, mengatakan core values BUMN tersebut merupakan nilai-nilai yang mesti diketahui semua insan PPI, sehingga akan lebih memudahkan menjalankan posisi masing-masing.

"Kita harus membangun diri kita untuk terus membangun kompetensi masing-masing sesuai posisi di organisasi. Di mana pun bumi dipijak, kita harus bisa membaur dan berperan sesuai posisi tersebut, untuk bisa mendukung apa amanah atau peran kita ke perusahaan, " pungkas Eko. (E-3)

Sumber: https://mediaindonesia.com/read/detail/330607-ppi-terapkan-internalisasi-akhlak

HIPMI 

 

JAKARTA - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI menjalin sinergi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mendorong produk hasil petani diekspor ke luar negeri.


Ketua Bidang Perhubungan dan BUMN Hipmi Arya Kuntadi mengatakan petani bisa didorong untuk bisa ekspor benih padi yang di dapat dari luar negeri untuk dibudidayakan di Indonesia kemudian bibitnya dijual kembali. Pihaknya siap memfasilitasi pembelian bibit dari luar agar bisa ditanam di dalam negeri oleh petani lokal.

"Misalnya, kelompok tani di Garut minta benih dari luar negeri untuk ditanam disini agar memiliki cita rasa yang enak seperti di Indonesia. Dengan demikian, hasil dari benih atau bibit tersebut akan diekspor ke negara yang bersangkutan," ujar Arya, dalam keterangan resminya, Sabtu (11/7/2020).

Sementara itu, Direktur Utama PPI Fasika Khaerul Zaman mengatakan program kemitraan tersebut tak lain untuk mendorong petani bisa ekspor ke luar negeri dengan memanfaatkan sumber suplai dari negara lain. Pihaknya mencontohkan pemafaatan sumber suplai tersebut telah berhasil pada pemanfaatan bibit kopi.

"Salah satu kemitraan itu ditunjukkan dengan berhasilnya ekspor kopi. Tak hanya itu, masih banyak komoditi yang kami fokus ekspor pertanian meliputi sayur dan buah," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong peluang ekspor pupuk dan produk hortikultura. Saat ini, pihaknya telah menjalin program kemitraan dengan petani di Garut, Jawa Barat untuk mengembangkan produk hortikultura yang rencananya akan di ekspor ke Singapura. (nng)

 

Sumber: https://ekbis.sindonews.com/read/97850/34/ppi-jalin-sinergi-dengan-hipmi-dorong-ekspor-produk-petani-1594469276/

ISO PPI 

 

Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI berkomitmen mewujudkan tata kelola korporasi yang bersih atau good corporate governance (GCG) melalui penerapan Sertifikasi ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Suap (SMAP).

"PPI sangat peduli terhadap proses Sertifikasi ISO Anti Suap ini. PPI sebagai perusahaan perdagangan meminimalisasi risiko bisnis dan memberikan kenyamanan terhadap rekan bisnis dalam bertransaksi," ujar Direktur Operasional PPI Anton Mart Irianto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Selain itu Anton juga menambahkan bahwa untuk tahap pertama, PPI mendorong penerapan manajemen anti penyuapan di lingkungan divisi pengadaan.

Hal tersebut merupakan langkah pertama dalam proses sertifikasi. Selanjutnya manajemen akan terus mengembangkan proses sertifikasi ISO Anti Suap ini secara korporasi di seluruh lingkungan kerja PPI kantor pusat dan cabang.

Langkah ini bukan tanpa alasan mengingat PPI sebagai BUMN perdagangan ekspor, impor, dan distribusi, berkaitan dengan proses pengadaan merupakan hal krusial dalam proses selanjutnya yaitu perdagangan itu sendiri.

Dengan demikian isu perusahaan ini tidak bisa ditampik tentu besar di proses tersebut. PPI sendiri bersiap menuju trusted trading company dalam rangka menuju ekonomi global yang mumpuni.

Kementerian BUMN berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola yang bersih di tubuh Badan Usaha Milik Negara melalui penerapan Standar Manajemen Mutu ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), yang merupakan tindak lanjut surat Menteri BUMN Nomor: S-35/MBU/02/2020 guna melaksanakan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK).

Proses Sertifikasi ISO 37001 ini mulai dilakukan PPI pada April 2020, dengan ruang lingkup dimulai dari peluncuran, gap analysis, pelatihan, pengembangan sistem, implementasi sistem, audit internal, tinjauan manajemen, tinjauan fungsi Kepatuhan dan Audit Sertifikasi.

Pelaksanaan hal tersebut juga senada dengan core value BUMN yatu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif (AKHLAK).

 

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/1592190/wujudkan-tata-kelola-korporasi-bersih-ppi-terapkan-sistem-anti-suap

graha ekspor 01

 

 

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) terus meningkatkan kemitraan dengan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), petani dan nelayan untuk mendukung percepatan ekspor. "Program kemitraan dengan UMKM, petani, dan nelayan adalah strategi PPI dalam menyerap produk UMKM, terutama untuk pasar ekspor," terang Direktur Utama PPI, Fasika Khaerul Zaman, dalam keterangan resmi, Jumat (3/7).

Lebih lanjut, Fasika menjelaskan, kemitraan dengan UMKM, petani, dan nelayan merupakan pola sumber suplai dalam percepatan ekspor PPI. Salah satu kemitraan itu ditunjukkan dengan berhasilnya ekspor kopi produk UMKM mitra PPI beberapa kali ke Mesir dan Taiwan.

PPI berupaya untuk menjaga kualitas ekspor terbaik, hasil dari biji kopi pilihan dengan pengawasan ketat, dan telah memiliki beberapa kantor perwakilan di dalam negeri dan mancanegara. Ini dilakukan dengan memperhatikan kualitas green bean yang baik, waktu dan teknik panen buah kopi yang tepat, serta teknik pengolahan buah kopi pascapanen yang tepat. Selain kopi, mitra PPI lainnya adalah pengrajin arang batok.

PPI membidik peluang ekspor coconut charcoal, yang merupakan produk turunan utama kelapa.

"Komoditi kopi dari berbagai petani kopi di seluruh Indonesia sudah beberapa kali kami ekspor dan mendatang segera akan di re-ekspor. Begitu pun dengan komoditi UMKM arang batok atau coconut charcoal yang saat ini dalam proses re-ekspor setelah sempat vacuum karena pandemic Covid-19 ini," lanjut Fasika.

Potensi kelapa Indonesia sebagai produsen nomer satu dunia perlu dimanfaatkan dengan memperkuat hilirisasi dalam menghasilkan produk-produk turunan kelapa yang dapat memberikan nilai tambah langsung ke petani serta memperluas akses pasarnya. Kemudian untuk produk hortikulutura, PPI saat ini dalam persiapan pola tanam sebagai offtaker hasil petani Lembang dan Garut, untuk rencana ekspor ke Singapura dan negara asia lainnya. Tuna dan hasil ikan lautnya pun merupakan hasil nelayan yang telah diekspor PPI pada awal tahun ini.

"Untuk mendukung kegiatan itu, PPI telah mendirikan Graha Ekspor yang merupakan rumah bagi UMKM Indonesia yang siap ekspor," tandas Fasika. (E-3)

 

Sumber: https://mediaindonesia.com/read/detail/325144-ppi-jadikan-umkm-petani-dan-nelayan-mitra-percepatan-ekspor

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)
GRAHA PPI, Jl. Abdul Muis No.8,
Jakarta Pusat, DKI Jakarta, 10160,
Indonesia
E-mail: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Phone: +6221 3862141
Fax: +62 21 3862143

logo bumn white